Cara Menghitung Nilai Investasi Asuransi Prudential Setelah 10 Tahun, Cek di Sini!

Cara Menghitung Nilai Investasi Asuransi Prudential Setelah 10 Tahun, Cek di Sini!

Mempunyai cabang terbesar di seluruh Indonesia, Prudential menjadi salah satu perusahaan asuransi yang banyak dipilih oleh masyarakat. Kendati demikian, ternyata masih banyak nasabah yang kurang mengetahui informasi terkait alokasi dana asuransi dari premi yang dibayarkan. Maka dari itu, yuk intip cara menghitung nilai investasi asuransi Prudential setelah 10 tahun pada ulasan berikut.

Mengenal Asuransi Unit Link Prudential

Sebelum menghitung nilai investasi asuransi Prudential, sebaiknya anda mengenal terlebih dahulu terkait produk asuransi unit link dari Prudential. Pasalnya tidak jarang calon nasabah melontarkan pertanyaan terkait apakah saldo Prudential bisa diambil atau tidak. Dengan kata lain, nasabah juga akan menabung dalam bentuk nilai tunai investasi di samping mendapat manfaat perlindungan jiwa.

Read More

Cara kerja asuransi unit link dari Prudential ini memang sebagian dana premi dari nasabah akan disalurkan ke instrumen investasi, mulai dari obligasi sampai saham. Sehingga ada kemungkinan penambahan saldo apabila kinerja investasi baik. Jadi penambahan saldo itulah yang berfungsi sebagai tabungan dan dapat diambil, namun tentunya dengan syarat saldo minimal yang tersisa.

Batas Saldo Minimal Produk Prudential

Cara menghitung nilai investasi asuransi Prudential setelah 10 tahun tentunya bisa anda lakukan apabila terdapat saldo minimal yang tersisa, sehingga nantinya nilai investasi tersebut dapat diambil. Untuk produk asuransi Prudential konvensional, minimum sisa saldo yaitu Rp. 1 juta dengan minimal penarikannya Rp. 500 ribu.

Sedangkan untuk produk asuransi Prudential berbasis syariah, saldo minimum yang harus tersisa yaitu Rp. 3 juta dengan minimal penarikannya sebesar Rp. 1 juta. Sementara itu, bagi anda yang ingin mengambil nilai tunai dari produk investasi Prudential baik itu konvensional maupun syariah, minimum sisa saldo adalah Rp. 15 juta dengan minimal penarikan Rp. 1 juta.

Cara Alokasi Dana Premi Prudential

Alokasi dana premi produk unit link Prudential dibagi untuk asuransi dan juga investasi. Jadi tidak layaknya produk tabungan di bank yang semua dananya dialokasikan untuk tabungan. Selain itu, ada prosentase tertentu di produk unit link tersebut. Karena harus dibagi ke asuransi, jumlah premi tidak sepenuhnya masuk ke investasi.

Prosentase premi proteksi umumnya sebesar 70%, dan 30% sisanya akan dialokasikan untuk investasi. Cara menghitung nilai investasi asuransi Prudential setelah 10 tahun berjalan yaitu untuk tahun 1, biaya akuisisinya 100% dengan premi proteksi bernilai 0%.

Kemudian masuk tahun ke-2, biaya akuisisi akan turun menjadi 60% dengan premi proteksi meningkat menjadi 40%. Dilanjutkan dengan tahun ke-3, 4, dan 5 yang mana biaya akuisisi turun lagi menjadi 15% dengan premi proteksi 85%. Dan memasuki tahun ke-6, biaya akuisisi gratis dengan premi proteksi 100% yaitu 95%  untuk investasi dan 5% dipotong biaya administrasi.

Dimana biaya akuisisi sendiri merupakan biaya pengelolaan polis asuransi nasabah. Biasanya total 30% diberikan untuk agen dan 70% sisanya dari biaya akuisisi diambil perusahaan. Maka dari itu, jangan kaget apabila hitungan kasar anda mungkin akan sedikit berbeda dengan saldo di Prudential.

Sebagai contoh cara menghitung nilai investasi asuransi Prudential setelah 10 tahun, misalnya nasabah membeli produk asuransi Prudential dengan biaya premi Rp. 1 juta. Maka setelah 10 tahun, total saldo bisa menjadi Rp. 102.780.000, yang mulai menunjukkan kenaikan secara signifikan pada tahun ke-6. Namun saldo anda ini juga berpeluang untuk naik apabila nilai investasi naik.

Secara umum, investasi pada produk ini memang berfungsi layaknya tabungan di bank. Tapi ada kemungkinan saldo anda naik apabila nilai investasi naik. Selain itu, harus ada minimal saldo sisa apabila anda ingin mengambilnya. Maka dari itu, tentu anda sebaiknya tetap perlu mengimbanginya dengan tabungan biasa yang bisa ditarik sewaktu waktu ketika diperlukan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.