Sejarah Asuransi Lloyd’s Corporation

Lloyd’s yang sangat terkenal dalam dunia asuransi, karena menguasai sebagian besar pasaran asuransi di dunia, dimulai dari warung kopi milik Edward Lloyd, di Tower Street di tepi sungai Thames, pelabuhan kota London.

Menurut catatan pada Lloyd’s, warung kopi itu mulai terkenal sejak tahun 1688 berkat usaha-usaha Edward Lloyd yang bermanfaat bagi para langganannya, yang terdiri dari para nakhoda, pemilik kapal, penanggung, dan para pedagang besar. Mereka melakukan transaksi bisnis di warkop itu.

sejarah asuransi lloyds

Untuk memudahkan para pelanggannya melakukan transaksi bisnis, Edward Lloyd menyediakan kertas, tinta, pena, dan peralatan tulis-menulis lainnya. Di sudut warkopnya, Edward Lloyd mendirikan mimbar (rostrum). Dari mimbar itulah Edward Lloyd atau pembantunya mengumumkan bila ada berita penting, misalnya tibanya suatu kapal yang datang dari pelabuhan, berita mengenai pelayaran dan perdagangan, yang diliputnya dari para nakhoda dan para pedagang luar negeri.

Pada waktu itu penutupan asuransi atas kapal dan muatannya dilakukan oleh para penanggung perseorangan dengan sistem patungan. Misalnya, tiga atau empat orang penanggung secara patungan menutup asuransi atas suatu kapal dengan muatannya yang hendak berlayar.

Pada lembaran kertas yang disebut slip, dituliskan syarat-syarat pertanggungan, resiko-resiko yang ditanggung, keterangan mengenai kapal dan barang muatannya, harga pertanggungan dan besarnya premi, bagian (share) setiap penanggung yang ikut ambil bagian dalam pertanggungan patungan itu.

Kemudian setiap penanggung membubuhkan tandatangannya (writing) disebelah bawah (under) halaman slip itu. Sehingga mereka disebut underwriters (yang bertandatangan dibawah). Lama kelamaan pengertian underwriters berubah menjadi penanggung.

Pada tahun 1696, Edward Lloyd menerbitkan majalah mingguan yang diberi nama Lloyd’s News, yang memuat berbagai berita mengenai kapal dan pelayaran. Tetapi pada penerbitan yang ke-76, yang berwajib melarang Lloyd’s News terbit karena dalam penerbitan itu ada tulisan yang mengkritik pemerintah dan parlemen.

Edward Lloyd meninggal pada tahun 1713 dengan meninggalkan nama yang terhormat di kalangan orang-orang bisnis, khususnya orang-orang yang bergerak dibidang bisnis asuransi. Cara-cara yang dilakukannya tetap dipertahankan oleh penggantinya. Nama warung kopi itupun tetap dipertahankan, Lloyd’s Coffee House.

Semakin lama semakin popular Lloyd’s Coffee House. Para pengusaha langganan warkop itu mengabadikan nama Edward Lloyd dengan mendirikan klub Lloyd’s yang bermarkas di warkop itu. Semakin lama anggota Lloyd’s semakin banyak.

Pada tahun 1734, klub Lloyd’s menerbitkan Lloyd’s List sebagai pengganti Lloyd’s News yang memuat berita-berita mengenai kapal dan pelayaran. Majalah itu sangat penting bagi para underwriters dalam rangka bisnis asuransi mereka. Di kemudian hari majalah itu diubah namanya menjadi Lloyd’s List and Gazette dan terbit setiap hari.

Pada tahun 1771, para underwriters anggota Lloyd’s berjumlah 79 orang. Mereka merasakan bahwa warkop itu sudah terlalu kecil untuk tempat mereka melakukan bisnis asuransi. Lalu mereka membentuk suatu komite yang diketuai oleh John Julius Angerstein dengan tugas mengusahakan tempat yang lebih besar bagi mereka.

Tiga tahun kemudian, tepatnya tahun 1774, Lloyd’s pindah ke gedung Royal Exchange di Lombart Street. Mulailah Lloyd’s dikelola secara modern.

Di gedung Royal Exchange, setiap underwriter menempati satu ruangan (room) sendiri yang disebut box. Masing-masing underwriter bekerja sendiri dalam menentukan kebijakan penutupan asuransi, tetapi semua wajib berpedoman kepada patokan-patokan yang telah disepakati bersama.

 

Lloyd’s Corporation

Pada tahun 1871, parlemen Inggris mengesahkan suatu peraturan yang menetapkan Lloyd’s menjadi corporation. Anggota Lloyd’s Corporation terdiri dari para underwriters perseorangan yang disebut Underwriters Memberi of Lloyd’s.

Sejak Lloyd’s menjadi corporation, pengelolaan Lloyd’s dilakukan oleh suatu komite beranggota 16 orang, yang dipilih dari para anggota Lloyd’s. setiap tahun 4 orang anggota komite diganti dengan anggota baru.

Komite itu bukan bertugas melakukan bisnis asuransi, tetapi menyediakan tempat bagi penutupan asuransi bagi anggota-anggota Lloyd’s, mengumpulkan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh anggota-anggota Lloyd’s, meliput data dan keterangan mengenai kegiatan-kegiatan perkapalan diseluruh dunia, juga mengumpulkan data dan keterangan mengenai kondisi berbagai pelabuhan besar diseluruh dunia.

Semua data dan keterangan yang masuk kepada komite diolah dan dianalisis, lalu hasil dari analisis diserahkan kepada anggota-anggota Lloyd’s untuk digunakan sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan penutupan asuransi.

Anggota Lloyd’s terus bertambah banyak sehingga ruangan yang tersedia bagi mereka di gedung Royal Exchange tidak mampu lagi menampung semua anggota. Maka pada tahun 1971, Lloyd’s Corporation pindah ke gedung baru yang mereka dirikan di Lime Street No. 40 di London. Ketika itu anggota Lloyd’s sekitar 6000 orang underwriters.

Namun anggota Lloyd’s terus bertambah banyak sehingga gedung baru itupun tidak mampu menampung semua anggota. Maka mereka membentuk sindikat-sindikat. Tiap sindikat mempunyai anggota sekitar 20 orang. Lalu masing-masing sindikat menunjuk salah seorang dari mereka yang duduk di gedung Lloyd’s untuk menerima penutupan asuransi atas nama anggota sindikatnya. Wakil sindikat yang duduk di gedung Lloyd’s disebut Underwriting Agent.

 

Tradisi Warkop Lloyd

Walaupun Lloyd’s dikelola secara modern, namun tradisi warkop Lloyd tetap mereka pertahankan. Mereka mempertahankan adanya room, box, dan rostrum (mimbar) di gedung baru yang serba modern itu. Diatas mimbar ditempatkan sebuah lonceng yang diberi nama Lutie Bell.

Pada zaman warkop Lloyd’s, bila ada berita penting, berita itu diumumkan dari mimbar. Pada zaman Lloyd’s modern, bila ada bunyi penting yang akan diumumkan kepada para anggota, Lutie Bell dibunyikan.

Bila dibunyikan satu kali itu pertanda berita buruk. Bila dua kali dibunyikan berarti pertanda baik. Begitu lonceng berbunyi semua anggota hening di roomnya masing-masing menunggu pengumuman.

Nama Lutie Bell diambil dari nama kapal HMS Lutie yang tenggelam pada tahun 1779 dalam pelayaran dari London ke negeri Belanda, yang mengangkut emas seharga satu juta poundsterling Inggris. Emas dan kapal diasuransikan kepada para anggota Lloyd’s secara patungan.

Lonceng itu adalah lonceng kapal HMS Lutie yang ditemukan kemudian ketika dilakukan pencarian didasar laut atas emas yang tenggelam bersama HMS Lutie.

 

Penutupan Asuransi pada Lloyd’s

Penempatan bisnis asuransi kepada para anggota Lloyd’s harus dilakukan melalui broker yang diakui oleh Komite Lloyd’s Corporation. Tidak seorang pun yang diperkenankan langsung menutup asuransi dengan anggota Lloyd’s, semua harus melalui broker. Oleh karena itu hanya broker yang diperkenankan memasuki gedung Lloyd’s.

Broker yang akan menempatkan bisnis asuransi kepada para anggota Lloyd’s mengumpulkan data dan keterangan dari para tertanggung mengenai interest (kepentingan) yang akan diasuransikan. Data dan keterangan itu dicatat oleh brokers pada lembaran kertas yang disebut slip.

Dengan slip ditangan, brokers menghubungi satu demi satu Underwriting Agent di roomnya lalu menawarkan apakah dia ingin ambil bagian dalam bisnis asuransi yang tercantum pada slip itu.

Underwriting Agent yang ingin ambil bagian dalam bisnis asuransi itu menuliskan pada slip jumlah pertanggungan yang diambilnya kemudian mencatat nomor sindikatnya dan menandatanganinya.

Demikianlah brokers menghubungi satu demi satu Underwriting Agent hingga semua bisnis asuransi yang tercantum pada slip itu tertutup oleh beberapa Underwriting Agent secara patungan.

Administrasi selanjutnya untuk penutupan asuransi itu dilaksanakan oleh Policy Signing Office. Office inilah yang membuat surat perjanjian pertanggungan (polis) dan memungut premi dari tertanggung melalui broker tadi.

Segala macam bisnis asuransi, kecuali asuransi jiwa, dapat ditutup di Lloyd’s Corporation. Kegiatan bisnis asuransi Lloyd’s meliputi seluruh dunia. Disetiap pelabuhan besar mereka menempatkan Lloyd’s Agent.

Premi yang mereka kumpulkan tidak tanggung-tanggung. Pada tahun 1970 mereka mengumpulkan premi lebih dari satu milyar US$ dan setiap tahun berikutnya terus meningkat premi yang mereka kumpulkan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.